Usulan ini dilakukan agar mereka dapat meningkatkan pelayanan air bersih maupun cakupan layanan kepada masyarakat.
Direktur Perumda Benuo Taka Abdul Rasyid menjelaskan beberapa usulan mereka yang telah disampaikan kepada pemerintah daerah, diantaranya permintaan untuk dibangunkan WTP di Kecamatan Waru karena terdapat sumber air baku yang dapat dimanfaatkan.
“Bendungan Waru memiliki sumber air baku yang melimpah, jadi kami mengusulkan ke pemerintah daerah untuk membangun WTP kapasitas 50 liter per detik,” kata Rasyid kepada Korankaltim.comn Jumat (13/10/2023).
Apabila WTP tersebut dapat direalisasikan, maka akan dihubungkan atau diinterkoneksikan dengan WTP Lawe-lawe, Kecamatan Penajam.
Ini juga dinilai dapat menjadi solusi untuk pemenuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Penajam apabila WTP Lawe-lawe mengalami kesulitan air baku. “Jadi kalau di Penajam kering bisa memanfaatkan bantuan WTP Waru,” akunya.
Rasyid mengaku keinginan mereka telah direspons langsung oleh jajaran pemerintah daerah. Belum lama ini pihaknya telah menghadiri pertemuan dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU dan dipimpin langsung oleh Pj Bupati PPU.
“Usulan itu kami sampaikan ke pemerintah daerah kemudian pemerintah daerah mencari opsi lain salah satunya ke BPPW,” pungkas Rasyid.
Editor: Aspian Nur