Bupati PPU Hamdam menandai rehab tersebut dalam acara resmi dan pemerintah memutuskan untuk melakukan pembangunan ulang sekolah karena kondisi kerusakannya sangat memprihatinkan.
Hamdam menerangkan pemerintah memang pernah berkeinginan untuk merelokasi SD Negeri 026 Penajam dengan berbagai pertimbangan tetapi seiring berjalannya waktu keinginan tersebut tidak dilanjutkan.
“Sebenarnya dulu kami pernah merencanakan untuk merelokasi sekolah ini namun ternyata secara emosional dan faktor sejarah sehingga mendengar aspirasi orangtua, tokoh masyarakat sehingga di putuskan untuk kembali membangun sekolah ini,” papar Hamdam.
Sebelumnya SDN 026 Penajam terkendala dengan permasalahan lahan yang belum memiliki sertifikat dan lokasinya tidak cukup luas.
Karena persoalan yang ada sudah diselesaikan, pemkab memutuskan untuk mengalokasikan anggaran Rp15,5 Miliar di tahun 2023 guna rehab total dengan kapasitas dua lantai.
“Karena lahannya tidak cukup luas makanya dipilih konstruksi bertingkat untuk memenuhi space ruang terbukanya,” sebut Hamdam.
Dengan adanya pembangunan ini, ke depan sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi sekolah yang terbaik dan dapat mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas serta berprestasi.
“Harapan saya mudah-mudahan bisa menjadi sekolah yang dapat membanggakan PPU bukan cuma fisiknya yang bagus tapi SDM yang dihasilkan nantinya adalah yang unggul dan siap melanjutkan tali estafet kepemimpinan di PPU,” sebut Hamdam.
Editor: Aspian Nur