Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila ketika ditemui menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan pihaknya telah tidak terdapat pemukiman warga yang di landa banjir.
“Tadi malam itu kami sudah menyatakan banjir di wilayah pemukiman sudah clear,” ungkap Nurlaila.
Lanjutnya, air dinilai tinggal menggenang Jalan Poros di Desa Karang Jinawi, namun kondisinya sudah tidak separah saat bencana banjir terjadi.
“Meski belum surut total tapi sudah terjadi penurunan tinggi muka air sehingga bisa di lalui kendaraan roda empat dan roda dua,” terangnya.
Nurlaila mengaku faktor utama banjir yang mengakibatkan 56 rumah di Desa Karang Jinawi terancam banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama.
Faktor lain, sungai di daerah tersebut dianggap telah mengalami pendangkalan setelah dilakukan normalisasi di tahun 2017.
Editor: Rusdianto