Untuk diketahui, besaran APBD Kabupaten PPU pada Tahun Anggaran 2023 senilai Rp1,9 triliun. Tapi, hingga triwulan pertama 2023, serapan anggaranya baru berkisar di angka 12 persen.
“Terkait belanja berdasarkan informasi BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah) baru sekitar 12 persen lebih,” ungkap Tohar, Jumat (28/4/2023).
Serapan anggaran Rp200 miliar lebih itu hanya didominasi belanja operasional kantor, pegawai dan lain-lainnya.
Masih minimnya serapan ini salah satunya disebabkan karena program dan kegiatan yang telah tertuang di APBD 2023 belum berjalan secara keseluruhan.
“Serapannya kecil karena kegiatan belum berjalan semua, adapun yang sudah berjalan tetapi belum mengambil duit dan pengambilan kan disesuaikan dengan progres kegiatan,” akunya.
Tohar mengakui akan kembali melihat dokumen program dan kegiatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Nanti saya akan kembali melihat rencana belanja apakah semua sudah naik ke pelelangan,” terangnya.
Editor: Rusdianto