Para perwakilan dari perusahaan dan sub kontraktor yang terlibat di proyek infrastruktur IKN dinilai perlu diberikan pelatihan pencegahan meski wilayah tersebut bebas kasus malaria.
Pengelola Program Malaria Dinkes PPU, Harjito Ponco Waluyo kepada media ini menjelaskan bahwa berbagai upaya pencegahan malaria akan dilakukan termasuk pelatihan Migrant and Mobile Population (MPP).
Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi serangan penyakit malaria kepada para pekerja yang akan masuk ke wilayah IKN.
“Dari semua pelaksanaan kegiatan maupun sub kontraktor akan di latih tentang pencegahan malaria, bahkan demam berdarah,” kata Harjito kepada Korankaltim.com Minggu (19/3/2023).
Pelatihan dinilai akan dilakukan apabila logistik untuk mendukung pelatihan tersebut telah tersedia. Kebutuhan pelatihan ini disuplai dari pemerintah pusat.
“Yang dibutuhkan alat pemeriksaan dari pusat semua, perkiraan minggu terakhir bulan Maret sudah datang,” akunya.
Pelatihan dilakukan sesuai dengan hasil pertemuan dengan Badan Otorita IKN Nusantara, instansi terkait bahkan kontraktor dan sub kontraktor.
Di 2023 ini, secara bertahap bakal kedatangan kurang lebih 16.200 pekerja. Mereka akan menempati 22 tower hunian yang dibangun oleh Kementerian PUPR.
Editor: Aspian Nur