Afkab Gelar Kompetisi Futsal 2017
2 menit baca907 kali dibaca
TANA PASER – Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Paser, menggelar kompetisi futsal perdana yang diberi nama Kompetisi Futsal 2017, dimulai sejak 9 September lalu. Untuk diketahui, Afkab Paser sendiri terbentuk sejak 15 Agustus 2016.
Turnamen dibuka oleh Ketua KONI Paser Toto Sumardiono di GOR Sport Sadurengas. Dari total sebanyak 17 klub di divisi utama, hanya sebanyak 12 tim saja yang mengikuti Kompetisi Futsal 2017. Laga perdana mempertemukan antara Arkana FC melawan Azkal Bumi Paser FC.
Toto Sumardiono sangat mengapresiasi terselenggaranya Kompetisi Futsal 2017. Harapannya, kegiatan ini dapat menyeleksi para atlet untuk ajang yang lebih tinggi.
“Momen ini sangat penting untuk menyeleksi atlet futsal yang akan mewakili, mengharumkan dan mengukir prestasi Kabupaten Paser di berbagai event lainnya. Semoga, bisa berkontribusi memberikan medali pada setiap event nantinya,” katanya.
Para peserta, lanjut ia, adalah para putra-putra daerah yang berasal dari berbagai klub di kecamatan-kecamatan yang legalitasnya telah terbukti. Sedangkan juara dalam kompetisi futsal 2017 akan diproyeksikan untuk mengikuti Liga Nusantara di Samarinda.
“Para pemain atau peserta dalam Kompetisi Futsal ini, berasal dari sejumlah klub yang berada di kecamatan-kecamatan. Dimana, legalitasnya sudah terbukti, sehingga bukan klub abal-abal,” ucapnya.
Ketua Afkab Paser M Saleh mengatakan, dari 17 tim yang ada di divisi utama, hanya 12 saja yang mengikuti kompetisi futsal tahun 2017. Pasalnya, ada regulasi yang membatasi usia pemain hanya berkisar antara 19-21 tahun saja.
“Dari 17 tim yang ada di divisi utama, hanya 12 saja yang mengikuti kompetisi ini. Karena, ada beberapa aturan, yakni seperti aturan pemain harus berusia 19 sampai 21 tahun, sehingga klub yang pemainnya berusia lebih dari itu, tidak bisa mengikuti kompetisi,” ungkapnya.
Untuk jadwal pertandingan, sambung dia, hanya dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu atau akhir pekan saja. Turnamen berlangsung selama delapan pekan. Dengan kurun waktu dari sore hari hingga malam hari.
“Pada Sabtu sore, pihak panitia melangsungkan satu partai pertandingan, dan Sabtu malam dengan dua partai pertandingan. Sedangkan Minggu sore dilangsungkan laga sebanyak tiga partai pertandingan,” paparnya.
Lebih lanjut Saleh menyampaikan, kompetisi futsal sudah menjadi agenda wajib dan telah mengikuti aturan yang ditetapkan provinsi. “Berdasarkan regulasinya, setiap daerah wajib melaksanakan kompetisi. Karena nantinya, akan ada tim atau klub yang terdegradasi setiap musimnya,” pungkasnya. (sur)










