Kepala Dinkes PPU, Jensje Grace Makisurat ketika ditemui awak media menjelaskan bahwa kekurangan tenaga dokter tidak hanya terjadi di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas.
Kekurangan tenaga dokter turut terjadi di Rumah Sakit Pratama, Sepaku. Dokter yang berfokus untuk menangani gejala dan penyakit pada pasien secara umum butuh penambahan.
“Masih kurang, apalagi kemarin ada yang ke terima sekolah. Di sana butuh tambahan sekitar lima dokter,” ungkap Jensje Rabu (8/2/2023.
Dokter umum yang tersedia di Kecamatan Sepaku saat ini hanya terdapat empat orang dan membutuhkan penambahan sekitar lima orang. Jadi totalnya sembilan orang.
“Karena jaga, pagi, siang, malam, libur dan cadangan. Itu hitungan jaga, ada cadangan untuk mengantisipasi kalau ada yang sakit dan berhalangan,” akunya.
Penambahan itu dinilai perlu dilakukan seiring dengan hadirnya IKN Nusantara. Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan ke depan akan mengalami peningkatan.
Terlebih, fasilitas kesehatan tersebut akan menjadi tumpuan untuk para pekerja di pembangunan IKN Nusantara dalam mendapatkan layanan kesehatan.
Sebelumnya, Dinkes PPU juga diklaim dihadapkan dengan permasalahan kekurangan tenaga dokter dan perawat.
Kekurangan tenaga dokter dan perawat di 11 UPT Puskesmas yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku membuat pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal.
Editor: Rusdianto