Kepala Bagian Pembangunan Pemkab PPU, Nicko Herlambang kepada awak media ini menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran hingga miliaran rupiah untuk masing-masing UPT PU Kecamatan di tahun depan. “Jadi rata-rata UPT dianggarkan Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar,” kata Nicko kepada Korankaltim.com Kamis (29/12/2022).
Dalam berapa tahun terakhir, karena beberapa persoalan masing-masing UPT PU Kecamatan dianggap hanya mendapat anggaran kurang lebih Rp300 juta.
“Ini depan jauh lebih meningkat. Sebelumnya hanya untuk administrasi dan lain-lain, kegiatan sangat minim karena kondisi keuangan,” sebutnya.
Nicko mengaku dengan adanya peningkatan alokasi anggaran di tahun mendatang, seluruh UPT PU Kecamatan dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat.
Para UPT PU Kecamatan telah dapat kembali melakukan pengadaan bahan bakar maupun material untuk menangani usulan pembukaan jalan, peningkatan jalan lingkungan, usaha tani dan sebagainya.
Sebelumnya pengadaan material dan bahan bakal sempat terpusat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU. “Itu (anggaran) untuk pengadaan material, solar dan lain-lain. Jalan-jalan yang sudah dibuka dulu pun bisa pelan-pelan ditingkatkan,” ucap Nicko.
Pengadaan material agregat nantinya diinginkan cukup yang ada di dalam daerah. Dengan menggunakan material lokal, maka tentu dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan terdapat perputaran ekonomi di PPU.
Penulis: Erwin
Editor: Aspian Nur