Ketua Gapasdap Kaltim Raup Muin menjelaskan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memang mengharuskan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat.
Untuk itu, Gapasdap pun secara inisiatif membantu pemerintah daerah menyalurkan bantuan kepada para pelaku usaha angkutan laut.
“Kami membatu menyalurkan, Gapasdap itu mengurusi penyebrangan speedboat, klotok termasuk ferry, maka Gapasdap hadir untuk itu,” kata Raup Selasa (6/12/2022).
Bantuan diberikan kepada 216 pemilik atau driver speedboat. Untuk pemilik atau driver klotok sebanyak 54 orang.
Masing-masing penerima bantuan dipastikan mendapat uang tunai sebesar Rp2.100.000. “Ini sudah kami serahkan, ada ratusan orang. Semuanya pelaku angkutan speedboat dan klotok yang ada di sekitar PPU,” akunya.
Raup harapkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah dapat meringankan beban masyarakat. Bantuannya pun diinginkan untuk digunakan sebaik mungkin.
“Kalau menyangkut bantuan seberapa pun tidak akan cukup, tapi kami harapkan bantuannya dimanfaatkan sebaik mungkin,” tutup Raup.
Penulis: Erwin
Editor: Aspian Nur