e-Gov, Pemkab Siapkan Kerja Sama dengan Pemkot Surabaya
1 menit baca833 kali dibaca
TANA PASER - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Paser, menggagas penerapan e-government (e-Gov) di Kabupaten Paser bekerjasama dengan Pemkot SUrabaya. Untuk langkah awal, telah dilakukan kunjungan ke Pemkot Surabaya pada April 2017 lalu.
Selanjutnya digelar rapat di ruang Telake, Kamis (7/9), untuk membahas tentang proses Memorandum of Understanding (MoU) dan penganggaran e-Gov yang dipimpin Kabid Aplikasi Informatika DKISP Kabupaten Paser Saharudin.
Menurut Saharudin, penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik atau e-Gov di berbagai instansi pemerintahan Kabupaten Paser akan mempermudah pekerjaan dan pelayanan ke masyarakat.
Bahkan, ke depannya akan menghemat alat tulis kantor (ATK) atau paperless. “Ke depannya, jika e-Gov sudah berjalan maka akan mempermudah sistem pemerintahan dan penghematan anggaran ATK, terutama kertas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Bappeda Kabupaten Paser Mulyadi mengatakan, bahwa e-Gov akan menjadi proyek multiyears. Mengingat, banyaknya aspek yang mesti dibangun.
“e-Gov membutuhkan pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, pembuatan regulasi dan aplikasi yang membutuhkan waktu dan dana. Ini berarti pada 2018 mendatang, selain multiyears pekerjaan jalan ditambah e-Gov,” katanya.
Terpisah, Kasubbag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Paser Abdul Kadir Sambolangi menyampaikan, bahwa kini banyaknya web instansi yang tidak resmi berseliweran. Untuk itu, ia berharap, agar segera ditertibkan.
“Saat ini, masih ada web intansi yang bukan domain dot (.)go.id, yang mungkin butuh perhatian untuk ditertibkan. Selain itu, terkait sumber daya manusia yang mengelola e-Gov, sebaiknya bisa di-SK-kan sebagai tenaga fungsional dan tidak boleh dimutasikan,” imbuhnya. (sur)










