Terserang DBD, Kakak Beradik di PPU Meninggal Dunia Hanya Berselang Tiga Hari
1 menit baca346 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Waspada. Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai merenggut nyawa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Tak tanggung-tanggung, korbannya dua orang sekaligus yang merupakan kakak-beradik.
Pengelola Program DBD Dinas Kesehatan PPU, Ponco Waluyo kepada awak media menjelaskan, berdasarkan data penyakit DBD telah terdapat sebanyak 30 kasus di PPU. Kasus tersebut meningkat di seluruh Puskesmas di wilayah setempat.
Jumlah ini tentunya mengalami peningkatan apabila dibandingkan pada sepanjang 2021 lalu, yakni hanya 16 kasus. “Sepanjang Januari hingga September 2022 sudah ada 30 kasus DBD yang tercatat. Dua penderitanya meninggal dunia,” ungkapnya, Kamis (8/9/2022).
Dua orang penderita DBD yang meninggal dunia tersebut merupakan warga Kelurahan Petung. Keduanya pun merupakan kakak-beradik.
Sang adik berjenis kelamin perempuan berusia 6 tahun meninggal terlebih dahulu pada 22 Agustus 2022 lalu di RSUD Ratu Aji Putri Botung. Tiga hari berselang, kabar duka kembali datang.
Di mana, kakak korban jenis kelamin laki-laki berusia 12 tahun juga meninggal dunia pada 25 Agustus 2022 di salah satu rumah sakit di Kota Balikpapan setelah dirujuk dari RSUD Ratu Aji Putri Botung. “Meninggalnya Agustus kemarin, kakak-beradik,” akunya.
Dua korban yang meninggal dunia karena terserah penyakit DBD ini diakui terlambat mendapatkan penanganan medis. Mereka di bawa berobat setelah kondisinya memprihatinkan.
“Kebetulan saat itu orang tuanya sedang di rawat di rumah sakit. Anaknya di titipkan ke pembantunya, karena suaminya mengurus istrinya. Jadi terlambat di bawa ke rumah sakit,” tuturnya.
Penulis : Erwin
Editor : Maruly Zainuddin









