Dalam laporannya, Pusdalops BPBD PPU menjelaskan kronologis kejadian terjangan banjir tersebut dimana peringatan dini sudah diberikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait akan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat Rabu (24/8/2022) malam kemarin pukul 23.49 WITA. “Hujan disertai kilat dan petir mulai jam 12 tengah malam akan terjadi di Kecamatan Penajam,” kata tim BPBD PPU dalam rilisnya.
Dan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat memang turun di wilayah RT 05 dan RT 06 Kelurahan Sungai Parit sejak tengah malam hingga pukul 05.11 WITA. Tingginya pasang surut air laut dan saluran pembuangan atau drainase di kawasan tersebut yang kurang lancar mengakibatkan air hujan meluap dan masuk ke rumah warga.
Di RT 05 ada 20 rumah terendam sementara di RT 06 ada 25 rumah dimana rata-rata Tinggi Muka Air (TMA) di halaman rumah mencapai 20 hingga 30 senti sementara di dalam rumah setinggi 5 sentimeter untuk RT 05. Kondisi cukup parah dialami warga di RT 06 karena TMA di halaman rumah mencapai 40 sentimeter sementara di dalam rumah TMA 10 sentimeter. “Tapi saat ini kondisinya sudah berangsur surut,” tulis tim BPBD PPU.
BPBD PPU sendiri langsung menuju lokasi banjir begitu menerima laporan dan mereka melaporkan kondisi terkini hingga pukul 05.18 WITA secara keseluruhan air mulai turun. (*/kk)