Secara resmi, Desa Lori diberi nama Kampung KB Mentari Jaya. Turut hadir pada agenda ini, Kadia PPKBP3A Paser Faulina Widryani, Camat Tanjung Harapan Noor Asikin, Kapolsek Tanjung Harapan, Danramil, Kepala UPTD Puskesmas, Kepala Desa Lori dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Yusriansyah menyampaikan pencanangan kampung KB ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo guna percepatan peningkatan kesejahteraan keluarga dan dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
“Dengan pembentukan kampung KB ini, semoga manfaat dari program KB dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada diwilayah dengan kategori miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil, daerah aliran sungai dan wilayah nelayan,” imbuhnya.
Dengan terpilihnya Desa Lori sebagai sasaran Kampung KB, lanjut ia, merupakan anugerah tersendiri bagi warga Lori. Pasalnya, berdasarkan data 2015 pada Dinas PPKB3A Kabupaten Paser, menunjukkan bahwa penggunaan alat kontrasepsi di Desa Lori masih rendah dan rata-rata menggunakan KB hormonal, yaitu suntik dan pil.
“Dengan demikian, setelah dicanangkan sebagai Kampung KB, akan ada program-program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan wawasan serta pengetahuan mengenai program-program Keluarga Berencana di Desa Lori. Sehingga, akan mengantar warga Lori dan sekitarnya menjadi masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan,” ucapnya.
Yusriansyah juga berpesan kepada Camat Tanjung Harapan dan Kepala Desa Lori, agar selalu berkoordinasi tentang perencanaan kegiataan pembangunan 2018 di Kampung KB melalui alokasi dana yang ada di kecamatan dan desa sesuai dengan prioritas yang dibutuhkan. Supaya percepatan pembangunan dapat diwujudkan.
Terpisah, Kadis PPKBP3A Kabupaten Paser Faulina Widryani mengatakan, definisi dari kampung KB ini adalah satuan wilayah setingkat RW, dusun, atau yang setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.
“Salah satu kriterianya, adalah masih kurangnya kesertaan masyarakat mengikuti program KB. Hal inilah yang melatarbelakangi Desa Lori, kita canangkan sebagai kampung KB,” ungkapnya.
Disampaikannya pula, bahwa pihaknya akan melakukan 10 pencanangan kampung KB dimasing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Paser. Dan Desa Lori sebagai desa kedelapan yang dicanangkan secara resmi, diberi nama dengan kampung KB “Mentari Jaya”. “Untuk dua desa selanjutnya, yakni Desa Luan Kecamatan Muara Komam dan Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot segera akan kita canangkan sebagai kampung KB,” pungkasnya. (sur)