Kepala Desa Karang Jinawi Suprapto mewakili warganya mengharapkan akses jalan penghubung dua desa itu segara dapat perhatian pemerintah. “Dimana pun kami ada kegiatan, itu merupakan permasalahan dan selalu menjadi pertanyaan warga. Jalan itu memang merupakan permasalahan krusial,” ujar Suprapto saat menghadiri agenda reses anggota DPRD PPU Muhammad Bijak Ilhamdani Minggu (7/8/2022) siang tadi.
Tak hanya permasalahan jalan, warga di Desa Karang Jinawi pun dihadapkan dengan persoalan air bersih sehingga harus turut jadi perhatian dan dituntaskan. “Jadi air bersih juga harus menjadi perhatian karena kalau tidak hujan seminggu saja masyarakat sudah harus beli air,” ujarnya.
Menanggapi permasalahan ini, Muhammad Bijak Ilhamdani menjelaskan terdapat beberapa aspirasi yang disampaikan warga di dapilnya, khususnya masalah jalan penghubung desa dan air bersih.
Jalan utama menuju Desa Karang Jinawi memang kondisinya cukup parah. Jalan ini rencananya akan mendapatkan anggaran pembangunan dari Pemerintah Provinsi Kaltim kurang lebih Rp2,5 miliar. Namun anggaran yang akan dikucurkan tersebut diperkirakan tidak mampu menyelesaikan permasalahan kerusakan jalan yang ada.
“Sisanya bisa diantisipasi dengan anggaran kabupaten meski memang harus bertahap karena tidak bisa diselesaikan secara keseluruhan,” kata Ilhamdani.
Untuk permasalahan air, menurut politisi Partai Demokrat ini nantinya akan mengundang secara langsung pimpinan Perumda Air Minum Danum Taka untuk berkunjung ke desa tersebut, memberikan penjelasan secara rinci dan mencarikan solusi terkait persoalan air bersih.
Penulis : Erwin
Editor : Aspian Nur