Namun, tentunya ke depan sangat tidak menginginkan akan terjadi kesenjangan pembangunan. Oleh karenanya, pemerintah daerah setempat meminta pemerintah pusat untuk memberikan anggaran khusus.
“Untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur dana khusus yang diberikan pemerintah pusat. Bisa dibayangkan nantinya kalau IKN Nusantara sudah terbangun PPU bakal sangat ketertinggalan kalau hanya mengandalkan anggaran yang ada,” ungkapnya, Selasa (19/7/2022).
Dalam mengejar pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara dinilai sangat sulit karena pembangunan menggunakan anggaran yang sangat fantastis sehingga tentunya akan terjadi kesenjangan.
Sementara, APBD PPU hanya kurang lebih Rp1,2 triliun per tahun. Dari total tersebut, dana untuk pembangunan infrastruktur hanya sebesar Rp50-100 miliar.
“Harapan kita bisa diberikan anggaran khusus minimal Rp1 hingga Rp1,5 triliun per tahun untuk mengejar ketertinggalan. Itu di luar APBD,” akunya.
Kebutuhan infrastruktur di PPU dinilai masih sangat banyak yang harus dipenuhi sementara kondisi keuangan pemerintah daerah sangat minim.
“Kami sudah sampaikan agar ada formulasi terkait anggaran khusus. Jangan disamakan dengan kabupaten/kota lainnya, di sini saja persoalan seperti jalan saja luar biasa ketertinggalannya,” tutupnya.
Penulis: Erwin
Editor: Supiansyah