Titik PJU yang telah dicek tersebut berada di sepanjang Jalan Provinsi Kilometer (Km) 4 hingga Km 6 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Hasilnya sekitar 20 PJU perlu perbaikan.
“Tim kami sudah melakukan identifikasi PJU di Kelurahan Nenang, ada sekitar 20 titik yang rusak,” ungkapnya, Jumat (15/7) kemarin.
Penyebab kerusakan di titik itu bermacam-macam. Ada yang lampunya telah mati, kabel, perangkat lain seperti MCB (Miniature Circuit Breaker), hingga sensor otomatis yang butuh pergantian.
Proses pengecekan PJU yang rusak tak hanya dilakukan di Jalan Provinsi Km 4 hingga 6 Kelurahan Nenang. Dinas PUPR juga melakukan pemantauan untuk mengetahui penyebab kerusakan di sekitar kawasan kantor pemerintahan.
“Identifikasi di titik itu tengah berjalan, kemungkinan di kabelnya ada permasalahan,” akunya.
Ricci mengakui, sementara ini pihaknya hanya dapat melaksanakan pengecekan penyebab rusaknya puluhan titik PJU. Untuk proses perbaikannya belum dapat dilakukan sementara waktu.
Pemeliharaan dapat dilakukan apabila utang material kepada pihak ketiga di tahun sebelumnya telah selesaikan oleh pemerintah daerah. Total utang yang dimiliki kurang lebih Rp120 juta.
“Mereka minta selesaikan dulu pembiayaan kemarin. Semoga bisa segera dibayarkan agar bisa segera diperbaiki,” tutupnya.
Penulis: *Erwin
Editor: Supiansyah