Bahan baku untuk memproduksi gula merah dinilai tak akan mencukupi apabila hanya mengandalkan yang ada di Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam.
“Menyongsong IKN kan bahan bakunya harus banyak karena pasti banyak permintaan. Makanya harus ada pengembangan,” ujar Nursalim Minggu, (10/7/2022) hari ini.
Rencananya pengembangan produk akan keluar dari Kecamatan Penajam yaitu ke Babulu Laut, Kecamatan Babulu.
Disana potensinya cukup luar biasa, sehingga dapat mengantisipasi kekurangan bahan baku yakni air nira kelapa.
“Saya arahnya ke pengembangan untuk menyambut IKN ini. Nanti kalau tidak melakukan persiapan ketinggalan kereta nanti. Saat ini saja sering kekurangan,” ucap Nursalim lagi.
Tak hanya pengembangan usaha di Benuo Taka, para pelaku UMKM juga sudah mengambil ancang-ancang ke depan untuk terjun ke kabupaten tetangga.
“Pengembangan juga saya ancang-ancang ke Kenohan, Kutai Kartanegara karena luar biasa potensinya, kebetulan pernah kesana selama 13 hari untuk berbagai ilmu, cuma disana dari pohon aren, bukan kelapa,” jelasnya.
Pelaku UMKM di PPU diklaim telah mendapatkan pemahaman dari pemerintah untuk mempersiapkan diri dengan hadirnya IKN Nusantara.
Penulis: Erwin
Editor: Aspian Nur