Penjualan rumah yang dijalankan di Sungai Parit, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam pun semakin diminati oleh masyarakat.
“Penjualan mulai meningkatkan sejak adanya IKN,” ungkapnya, Jumat (10/6/2022).
Peningkatan penjualan terjadi karena masyarakat khususnya yang dari luar daerah semakin berminat untuk memiliki tempat tinggal di Benuo Taka. Hal ini alami perbedaan sebelum ditetapkan menjadi IKN.
“Selama adanya IKN ada peningkatan terutama dari luar. Banyak dari Balikpapan yang beli karena rata-rata pekerjanya di daerah Penajam, dulunya bolak balik sekarang memilih tinggal di sini,” akunya.
Setelah ada IKN, harga jual tanah juga dianggap mengalami peningkatan yang cukup tajam. Sekarang naik dua hingga tiga kali lipat dari harga lama.
“Rata-rata untuk daerah depan itu dulu kita masih Rp100 ribu per meter, ini sudah Rp150 per meter,” kata pria yang juga selaku Ketua APPENSI (Asosiasi Pengembang Perumahan Indonesia) PPU.
Usaha properti yang tengah dijalankannya pun akan dikembangkan di Kompleks B Kelurahan Petung dan Kelurahan Nenang.
Penulis: Erwin
Editor: Supiansyah