Bantuan yakni berupa mesin pakan agar para kelompok budidaya mampu mengolah atau membuat pakan ikan secara mandiri tanpa harus membeli.
“Jadi melalui mesin pakan mandiri ini para budidaya bisa memproduksi pakan sendiri,” ungkapnya, Senin (18/4/2022).
Kelompok budidaya ikan yang nantinya akan menerima bantuan dapat memanfaatkan bahan-bahan yang praktis dan mudah ditemukan untuk dikelola menjadi pakan.
“Jadi pakan peletnya memanfaatkan limbah yang ada, termasuk bekatul, tongkol jagung, tepung ikan. Bahan-bahan itu yang diolah menggunakan mesin sehingga menghasilkan pakan yang murah,” akunya.
Meski demikian, Andi mengaku hingga kini belum mengetahui besaran harga bantuan yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan mengingat bantuannya berupa paket.
“Untuk nilai bantuannya kamu tidak mengetahui itu dalam bentuk paket. Hanya satu paket saja,” tutupnya.
Penulis : Erwin
Editor : Aspian Nur