Plt Bupati PPU Hamdam menjelaskan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah diminta untuk melakukan penambahan anggaran BBM bagi UPT PU Kecamatan.
“Saya sudah meminta dialokasikan anggaran tambahan untuk mensupport kegiatan UPT,” ungkapnya, Jumat (25/3/2022).
Nilai penambahan anggaran yang diminta diperkirakan cukup naik signifikan dari besaran yang ada. Harapannya anggaran itu mampu menunjang kinerja para petugas sepanjang tahun 2022.
“Ada penambahan, mungkin sekitar Rp4 miliar lebih,” akunya.
Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU Petriandy Ponganton Pasulu menerangkan kinerja petugas di masing-masing UPT di empat kecamatan dipastikan tidak dapat optimal.
Anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk membeli bahan bakar minyak bagi alat berat yang dimiliki sangat minim.
“Anggaran yang tersedia untuk BBM hanya Rp200 juta saja. Itu paling hanya sekitar 20 ton solar saja sementara yang harus disuplai seluruh UPT,” ungkapnya.
Pada tahun lalu, anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan BBM untuk alat berat milik UPT PU Kecamatan serta perbaikannya mencapai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. (*/kk)
Penulis: */Erwin
Editor: Supiansyah