Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU Surito Widarie kepada Korankaltim.com Minggu (6/3/2022) hari ini menjelaskan, pemerintah terus mensosialisasikan agar ketergantungan beras bisa dikurangi dengan turut mengonsumsi produk pangan lokal.
Masyarakat diminta turut memanfaatkan produk pangan lainnya yang memiliki kandungan karbohidrat cukup tinggi seperti umbi-umbian, jagung, talas dan lain-lainya.
“Itu terus disosialisasikan sampai benar-benar upaya pemerintah untuk menurunkan ketergantungan beras terhadap masyarakat bisa sukses,” kata Surito.
Program diversifikasi pangan sudah berjalan sejak 2013 lalu di PPU. Hasilnya, tingkat efektivitas dari program ini dianggap berjalan dengan cukup baik. Hingga kini telah mampu menurunkan tingkat konsumsi beras dari 113 menjadi 89 kg per kapita setahun atau turun sekitar 14 persen.
“Jadi masyarakat PPU semakin paham tentang keanekaragaman pangan, tidak hanya beras juga mengkonfirmasi pangan lokal,” ujar Surito.
Penulis : Erwin
Editor : Aspian Nur