Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Pemkab PPU Ahmad Usman menerangkan kedatangan penyidik KPK membawa surat tugas penggeledahan terhadap ruang kerja yang sebelumnya disegel setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati PPU, ASN dan swasta.
Dalam penggeledahan itu, penyidik KPK terbagi menjadi dua tim. Penggeledahan dilakukan di ruang koridor Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud dan Ruang Kepala Dinas PUPR Edi Hasmoro.
“Jumlah timnya belasan orang. Mereka terbagi menjadi dua tim. Sebagian di Dinas PUPR dan Pemkab PPU,” ungkapnya, Senin (17/1/2022).
Dalam penggeledahan di ruang koridor Bupati PPU, penyidik KPK didampingi sejumlah pejabat pemerintah daerah.
“Saya bersama Kabag Hukum dan Plt Kepala Satpol PP diminta mendampingi selama penggeledahan berjalan,” terangnya.
Dalam penggeledahan di Ruang Kerja Kepala Dinas PUPR, penyidik KPK didampingi sejumlah pejabat di Dinas tersebut seperti Kepala Bidang Cipta Karya Ricci Firmansyah, Kepala Bidang Bina Marga Petriandy Ponganton Pasulu, Kepala Bidang Pengairan Abdul Gapur dan Plt Kepala Seksi Irigasi dan Rawa Bidang Pengairan Darmawan.
Sementara ini, awak media belum mengetahui dokumen apa saja yang di cari. Bahkan, dilarang oleh Kepolisian dan Satpol PP untuk mengambil gambar dari hadapan ruangan yang digeledah.
Penulis : Erwin
Editor : Bambang Irawan