Selanjutnya, lanjut dia, para jemaah Calhaj Kabupaten Paser akan melaksanakan ibadah umrah. “Alhamdulillah, semua dalam keadaan sehat. Walaupun, ada beberapa diantaranya yang menderita batuk dan kecapaian,” ucap mantan Kabag Humas Setkab Paser itu.
Dikatakannya, para Calhaj Kabupaten Paser masih dapat beradaptasi dengan cuaca panas yang mencapai suhu 48-50 derajat celsius. “Saat hari pertama berada di Makkah, tepatnya pada waktu sore hari, turun hujan lebat disini (Makkah). Sehingga, jemaah sedikit terbantu dalam menghadapi cuaca panas,” ujarnya.
Lokasi menginap para jemaah yang tergabung dengan jamaah asal Kota Balikpapan dan Kabupaten Berau di Kloter 10 hanya berjarak sekitar 2 Kilometer dari Masjidil Haram. Karenanya, mereka tidak memerlukan kendaraan bermotor dan hanya cukup berjalan kaki saja.
“Kloter 10 paling dekat pemondokannya. Dan karena hanya berjarak sekitar 2 Kilometer dari Masjidil Haram, maka para jemaah yang tergabung di Kloter 10 cukup berjalan kaki saja menuju Masjidil Haram,” paparnya.
Untuk diketahui, sebanyak 237 Jemaah Calhaj Kabupaten Paser berangkat menggunakan 6 bus eksekutif menuju embarkasi Balikpapan pada Kamis, 10 Agustus lalu. Dengan dilepas secara resmi oleh Asisten I Bidang Kesra Asmuni Samad di Masjid Agung Nurul Fallah Tanah Grogot, sekira Pukul 07.45 Wita. (sur)