Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD PPU Andi Singkerru kepada korankaltim.com membenarkan hal tersebut. Menurutnya saat ini terdapat 11 staf di Sekretariat DPRD PPU terkonfirmasi positif Covid-19.
Atas dasar ini, mereka memutuskan untuk meminta seluruh pegawai melaksanakan WFH.
“Ada 11 orang yang terpapar Covid-19, jadi minta izin ke unsur pimpinan dan bersurat ke sekda ditembuskan ke bupati untuk sementara mensterilkan kantor secara total atau WFH,” kata Andi Senin (19/7/2021) siang tadi.
Belasan orang yang terpapar Covid-19 berstatus sebagai staf di sekretariat DPRD PPU. Diduga mereka terpapar Covid-19 karena dalam berapa pekan ini selalu menerima berbagai kunjungan tamu dari luar daerah termasuk menggelar Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan masyarakat.
“Selalu ada kunjungan dari luar yang kami terima. Jadi tiba-tiba menjadi dua, menjadi lima, bertambah tujuh, delapan sampai sekarang ini 11 orang jadi disterilkan dulu sampai 22 Juli 2021,” papar Andi lagi.
Penulis : Erwin
Editor : Aspian Nur