Pantauan korankaltim.com di lapangan, masyarakat yang hadir pun banyak yang mengabaikan atau tak menetapkan protokol kesehatan, terutama tidak menjaga jarak.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan PPU, Meiske Lahama menjelaskan, membeludak masyarakat disebabkan sejumlah hal.
Sebelumnya, para pelayanan publik di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah dijadwalkan untuk melaksanakan vaksinasi di UPT Puskesmas Petung dan Puskesmas Penajam. Namun banyak yang tak mengikuti waktu pelaksanaan vaksin yang sudah ditetapkan.
“Contohnya ada satu SKPD sebanyak 117 orang tapi yang datang hanya 47 orang selebihnya numpuk disini, itu yang bikin kacau kami,” papar Meiske siang tadi.
Menurutnya alasan pelayan publiknya tidak hadir dalam pelaksanaan vaksinasi yang sudah dijadwalkan sebelumnya memang beragam, seperti banyak pekerjaan, sibuk, tengah berada di lapangan dan lainnya sehingga membuat mereka tak datang.
Akibatnya pelayan publik yang belum di vaksin baru berbondong-bondong ketika ada kegiatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terpadu di Gedung Graha Pemuda.
“Yang ditargetkan hari ini seribu orang secara berjadwal, itu yang sudah terjadwal tapi mereka datang kesini, jadinya melebihi,” paparnya.
Penulis : Erwin
Editor : Aspian Nur