“Berdasarkan pemantauan tim tadi pagi itu sudah tidak ada lagi air di halaman rumah warga, kalau tadi malam memang masih ada,” ungkapnya kepada awak media ini, Kamis (20/5/2021).
Sungai tersebut telah pernah dilakukan normalisasi oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada 2018 lalu, hanya memang kondisi lebar sungai tak seimbang dengan potensi volume air dari hulu ke hilir apabila terjadi hujan dengan intensitas sedang dan tinggi.
“Jadi itu masih belum seimbang dengan kondisi saat ini dan memang saat hujan deras dengan durasi cukup lama dan pasang surut air laut tinggi membuat air sungai meluap sehingga wilayah pemukiman di sisi kanan dan kiri sungai mau tidak mau pasti terdampak,” akunya.
Kondisi ini pun akan dikoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait untuk mencari solusi terbaik agar permasalahan tidak terus terjadi di setiap tahunnya. Sebelumnya dikabarkan puluhan rumah di RT 01 dan 05 Kelurahan Lawe-Lawe terancam dilanda banjir setelah terjadi hujan dengan intensitas sedang pada Selasa (18/5) hingga Rabu (19/5) lalu dan mengakibatkan air sungai meluap ke halaman rumah masyarakat.
Penulis : Erwin
Editor : Bambang Irawan