Hal ini juga dipengaruhi dengan bersamaan kondisi pasang tinggi air laut sehingga membuat air di sungai tersebut tak terbendung.
“Air mulai naik sejak pagi, di samping pasang surut air laut cukup tinggi mencapai 1,7 meter juga bertepatan turunnya aliran air dari dataran tinggi ke wilayah RT 01 dan 05 Sungai Lawe-Lawe,” ungkapnya, Rabu (19/5/2021).
Lanjutnya, sampai kini belum terdapat rumah yang tergenang. Air hanya baru merendam sebagian halaman rumah warga. Meski itu BPBD PPU bersama-sama dengan TNI/Polri dan instansi terkait telah melakukan tindakan pencegahan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
“Kondisi ini masih normal belum ada rumah yang terdampak. Meskipun itu ada beberapa rumah di lokasi terendah dilakukan tindakan antisipasi dengan melakukan pemasangan tali temali dan meminta warga untuk pindah rumah yang lebih tinggi dan aman,” akunya.
Dikhawatirkan apabila kembali hujan dengan intensitas sedang maupun tinggi maka dapat menambah ketinggian air sehingga dapat merendam puluhan rumah warga setempat khususnya yang berada di sepanjang pinggir Sungai Lawe-Lawe.
Tinggi normal air di Sungai Lawe-Lawe kurang lebih 2,5meter. Wilayah itu memang merupakan langganan banjir dalam beberapa tahun terakhir.
Penulis : Erwin
Editor : Bambang Irawan