Pemasangan instalasi air bersih dari Perumda Air Minum Danum Taka ke rumah sakit juga tengah di proses oleh petugas.
“Kami juga sudah meminta PLN untuk melakukan penambahan daya karena yang ada kini masih kurang. Kalau jumlah penambahannya saya lupa, tapi memang harus perlu penambahan daya lagi karena yang sekarang tidak mengangkat kalau semua peralatan medis hidup,” ungkapnya, Selasa (2/3/2021).
Tak hanya itu, sarana dan prasaran yang dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan pengoperasian lainya, yakni genset juga sudah disediakan dengan menggunakan genset milik pemerintah daerah meskipun daya yang dimiliki tidak besar namun dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi apabila listrik PLN mati.
Apabila nantinya dianggap perlu dilakukan pengadaan genset dengan kapasitas yang lebih besar maka akan diusulkan anggarannya dalam pembahasan APBD mendatang
Mantan Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung ini mengakui rumah sakit tersebut nantinya dicanangkan untuk melayani pasien terpapar Covid-19 serta masyarakat yang menderita penyakit non-Covid-19.
Yang menjadi persoalan yakni ruang rawat inap pasien sangat terbatas hanya mampu menampung lima pasien. Ruang itu akan digunakan untuk menampung pasien yang terpapar virus corona.
“Untuk ruang rawat inap non-Covid-19 kami akan kondisikan beberapa ruangan yang masih kosong,” akunya.
Penulis : Erwin
Editor : Bambang Irawan