Kepala Disdikpora Kabupaten PPU Alimuddin ketika ditemui awak media menerangkan bahwa program seragam sekolah untuk siswa tahun ajaran baru telah berjalan selama dua tahun terakhir dengan menggunakan berbagai macam cara sesuai ketentuan yang ada.
Dalam pengadaan itu banyak hal yang dijadikan pengalaman, seperti halnya pada proses tahun 2020. Pemerintah telah berusaha tahapannya berjalan maksimal, namun karena Pandemi Covid-19 membuat segala proses harus membutuhkan waktu yang banyak sehingga pembagiannya terkesan tidak tepat waktu.
“Belajar dari pengalaman itu kami mencoba untuk menata dengan cara yang baru, terutama tidak lagi menjadi satu kesatuan yang utuh, tetapi kami akan melelangnya per jenjang, jadi ada TK, SD, SMP, SMA dan SMK,” ungkapnya, Selasa (9/2/2020).
Dengan menggunakan pola lelang per jenjang, maka diharapkan proses pengadaan seragam sekolah gratis dapat selesai dengan waktu yang diharapkan atau sebelum siswa baru memulai aktivitas belajar mengajar.
Karena Pandemi Covid-19, siswa baru tahun ajaran 2020/2021 baru mendapatkan seragam setelah proses belajar berjalan sekitar lima bulan.
“Kami ingin tahun ini begitu masuk sudah diserahkan seragam. Kalau untuk nama papan nama siswa di baju itu bisa menyusul,” akunya.
Penulis : Erwin
Editor : Bambang Irawan