“Guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok saat Ramadan dan jelang lebaran, pemerintah yang tergabung dalam TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah,Red.) melakukan pemantauan harga secara berkala di Pasar,” ungkapnya, kemarin.
Sebelumnya, lanjut ia, pemerintah telah melakukan rapat persiapan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok itu. Pasalnya, marak diberitakan di berbagai media terhadap fluktuatifnya harga dalam beberapa minggu.
“Merujuk pada pemberitaan di sejumlah media, terjadi harga bahan kebutuhan pokok yang fluktuatif dalam beberapa minggu terakhir. Guna menjawab keresahan yang dirasakan oleh masyarakat, makanya kami lakukan rapat persiapan pemantauan harga itu beberapa waktu lalu,” ucapnya.
Dikatakannya, pihaknya melakukan sidak dengan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain memantau harga barang kebutuhan pokok, pihaknya juga akan memantau ketersediaan barang atau stok di tingkat pedagang.
“Fokus pemerintah saat ini ada dua, yakni ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok dan kenaikan harganya. Karenanya, kami akan melihat secara langsung dengan mengunjungi pasar-pasar dan toko-toko di Kabupaten Paser,” pungkasnya. (sur)