Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud, menerangkan pelaksaan mutasi pegawai adalah hal yang biasa dalam pemerintahan.
Terlebih terdapat instansi baru yang terbentuk yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sehingga harus dilakukan pengisian struktur pegawai serta masih banyaknya jabatan kosong yang harus diisi.
“Mutasi biasa saja, ini kan ada instansi yang baru seperti Bapenda. Mudahan dengan adanya pemisahan dapat lebih baik lagi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat karena selama ini PAD masih kecil,” ungkapnya, Kamis (22/10/2020).
Lanjutnya, dalam mutasi ini memang masih terdapat jabatan yang tidak terisi atau masih kosong seperti Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Keuangan, Dinas Pertanian dan lainnya.
Belum terisinya sejumlah posisi tersebut dikarenakan pejabat pembina kepegawaian masih mengamati kompetensi pegawai yang dianggap layak ditempatkan.
“Yang kosong masih diliat-liat dulu, masih harus diliat kompetensinya seperti apa, BKPSDM (Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia) untuk secara profesional, menempatkan pegawai sesuai dengan bidangnya,” akunnya.
Sebanyak 153 pegawai yang dilantik ini diharapkan dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan karena kinerjanya akan dievaluasi setelah enam bulan bekerja sesuai dengan fakta integritas yang disepakati.
“Jadi kalau kinerjanya tidak sesuai kami akan ganti lagi,” tutupnya.
Penulis :Erwin
Editor :Bambang Irawan