“Kondisi seperti saat ini biasanya akan menjadi kendala bagi pendistribusian kebutuhan daerah yang pada akhirnya berdampak pada ketersediaan stok yang ada di pasa-ran,”ungkapnya usai mengikuti telekonferensi bersama Kapolri, Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan dan Ketua KPPU di ruang telekonferensi Mapolres PPU, Selasa, (1/8) kemarin.
Imbasnya, lanjut Tohar, akan terjadi inflasi di PPU. Selain itu, beberapa daerah sekitar seperti Balikpapan dan Samarinda.
Pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak ketika menghadapi cuaca ekstrem. Pemerintah daerah hanya bisa mengimbau kepada para distributor agar bisa menjaga ketersediaan stok kebutuhan pangan.
“Jadi nanti harapan kami Satuan Tugas (Satgas) yang membidangi masalah pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bisa saling bersinergi dan saling tukar informasi dalam rangka pengendalian itu,”tegasnya.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut membahas tentang inflasi daerah, ketersediaan komunitas utama kebutuhan pokok bagi masyarakat, persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dalam kegiatan itu dihadiri Kapolres PPU, AKBP Teddy Ristiawan dan jajarannya serta OPD terkait di lingkungan Pemkab PPU. (Yud)