Kepala Bagian Kesejateraan Rakyat (Kesra) Pemkab Penajam Paser Utara, Anang Widyanto menjelaskan beasiswa itu disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kuliah sepanjang tahun ini.
Sebelum penyaluran dilakukan mereka terlebih dahulu menjalani tes dan dinyatakan mampu menghafal sesuai dengan persyaratan.
“Untuk Rizky Krisna Pratama mendapat beasiswa sebesar Rp82,5 juta dan Khairul Hidayat menerima Rp21,3 juta untuk setahun,” kata Anang Widyanto, Rabu kemarin (26/2/2020).
Beasiswa diberikan sesuai dengan pengajuan yang mereka layangkan. Oleh karenanya, nilai yang diberikan pun berbeda.
“Berdasarkan ajuan mereka berapa, lalu itu kami verifikasi kalau anggarannya tersedia pasti diberikan,” ujarnya.
Beasiswa serupa tidak hanya diberikan terhadap kedua pemuda tersebut. Pasalnya, baru-baru ini kembali menerima surat pengajuan dari pemuda asal Benuo Taka yang sedang menempuh pendidikan di Sudan, Afrika Utara.
“Mereka ini sudah pernah mendapatkan beasiswa Hafal 30 juz Alquran, jadi mereka mengurus lagi. Tapi kalau untuk yang di Sudan, kemarin itu hanya mendapatkan biaya keberangkatan aja, belum untuk kebutuhan selama di sana,” tuturnya.
Pemerintah daerah akan memproses pengajuan para penghafal Alqura selama alokasi anggaran Rp250 juta masih mampu untuk mengakomodir.
Pemerintah kabupaten juga mengalokasikan anggaran untuk beasiswa program khusus lainnya seperti ilmu Alquran. (*)
Penulis : */Erwin
Editor : Hendra