Asisten Ekonomi Kabupaten Paser, Ina Rosana mengatakan, terjadinya lonjakan harga karena benerapa faktor termasuk tingginya permintaan masyarakat pada bulan puasa.
"Sudah menjadi hukum ekonomi, permintaan tinggi akan memengaruhi kenaikan harga, selain itu juga di karenakan kondisi ketersediaan bahan pokok," ucapnya.
Namun rapat tersebut lebih difokuskan pada kesiapan penyediaan komoditas bahan pokok sehingga harganya tetap stabil. "Memang terjadi peningkatan harga seperti bawang, beras, minyak, daging dan ayam potong," bebernya.
Selanjutnya ia berharap, masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya lonjakan harga yang tinggi. "Kalau naiknya tidak terlalu tinggi mungkin masyarakat tidak terlalu kesulitan," ujarnya.
Selain itu, Pemkab Paser bersama Kantor Seksi Logistik (Kasilog) juga bakal menggelar pasar murah sepanjang Ramadan nanti. Itu juga termasuk upaya menekan lonjakan harga di pasaran.
"Jadwalnya masih disusun, semoga saja dalam waktu dekat ini sudah keluar," pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Hendra