Diperparah lagi dengan lubang yang lebar juga semakin membuat rawan kecelakaan lalu lintas seperti truk yang kerap terbalik.
"Apalagi kalau hujan, susah dilewati. Kalau panas juga banyak debu. Kalau mau ngurus apa-apa di Penajam itu mikir dulu, soalnya jalannya begitu. Banyak sudah kendaraan yang rusak," ungkap Icang, warga Desa Argomulyo, Kamis kemarin (27/2/2019).
Kerusakan jalan yang sudah bertahun-tahun itu pernah mendapat protes warga. Ketika itu, puluhan kaum ibu RT 01 Sepan merasa geram dan akhirnya memblokade jalan.
"Memang pernah ada perbaikan, tetapi badan jalan yang rusak itu terlalu banyak. Semoga ini mendapatkan perhatian. Bertahun-tahun sudah jalan di wilayah kami ini rusak," imbuh Firman, warga Kelurahan Riko.
Ia mengakui, warga setempat kerap menyuarakan agar jalan tersebut diperbaiki. Dan, Wakil Bupati PPU Hamdam Pongrewa memastikan Pemprov Kaltim memperbaiki jalan Trans Kalimantan setiap tahun.
"Tapi nanti kita komunikasikan lagi dengan Pemprov Kaltim terkait penanganan akses jalan ini," ungkap Hamdam. (*)
Penulis : */Erwin
Editor : Hendra