“Sampai saat ini desa di Kecamatan Batu Engau hanya bisa menikmati Listrik dari PLN selama 12 Jam per harinya. Mulai pada tanggal 30 September nanti pelayanan listrik oleh PLN akan menyala selama 24 jam,”ujar Lukito saat ditemui diruang kerjanya. Jumat (28/9).
Program peningkatan pelayanan listrik tersebut diperkenalkan ke masyarakat khususnya warga Kecamatan Batu Engau melalui sosialisasi peningkatan pelayanan listrik pada Rabu (26/9) lalu.
“Sebelum kami memberikan pelayanan Listrik 24 jam kepada masyarakat, kami terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pelayanan listrik 24 jam tersebut. Selain itu kami juga dalam setiap sosialisasi mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada dalam menggunakan Listrik,”Ucapnya.
Menurut Lukito dengan memberikan pelayanan listrik 24 jam dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya. “Tentu sisi positifnya sangat membantu masyarakat, terutama warga yang memiliki usaha yang sangat bergantung pada pasokan listrik, seperti fotokopi, kantor-kantor pemerintahan, dan kami juga melaksanakan program ini guna mendukung Rumah Sakit di Kecamatan Batu Engau yang saat ini juga sedang berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,”terangnya.
Menurut Lukito peningkatan pelayanan listrik menjadi 24 jam perlu mendapat dukungan dari masyarakat.
“Dalam memberikan pelayanan tentu kami juga tidak ingin ada gangguan. Makanya kami selalu menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung dalam meningkatkan keandalan listrik PLN ini, caranya cukup berikan kami ijin untuk melakukan pembersihan terhadap ranting pohon yang berpotensi mengenai kabel listrik. Karena ranting pohon yang menempel pada kabel aliran listrik ini dapat mengganggu pelayanan Listrik PLN,”terangnya.
“Tentu untuk melakukan ini semua kami sangat membutuhkan peran serta partisipasi masyarakat dan unsur Muspika, karena kami inginkan masyarakat bisa menikmati Listrik PLN ini secara maksimal,” pungkasnya. (dc1217)