Ia menegaskan, ruangan kerjanya akan selalu terbuka bagi PNS dan THL yang ingin melakukan koordinasi atau menyampaikan persoalan apapun terkait pekerjaan.
“Jika nanti ada yang ingin bertemu atau berbicara dengan saya, silahkan saja masuk ke ruangan tanpa harus takut, kami persilahkan pintu akan selalu terbuka, jika itu dilarang oleh atasan, laporkan ke saya saja,”tegasnya.
AGM meminta dukungan serta masukan oleh seluruh pegawai dalam rangka meningkatkan kinerja dalam pemerintahan. “Kami yakin akan menyesuaikan dengan cepat, Intinya adalah saling sinergi antara satu dengan lainnya atau bawahan dengan atasannya, yang jelas kami ingin amanah yang diberikan oleh seluruh masyarakat dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, karena ini merupakan tanggung jawab dunia akhirat,” ucapnya.
Ditambahkannya, pesta politik telah berakhir, pro dan kontra selalu ada dalam pemilihan kepala daerah. Namun, semua itu telah berlalu dan kini semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk Kabupaten PPU yang lebih baik, maju, modern dan religius.
“Tidak ada lagi perpolitikan di kantor ini karena itu hanya akan berdampak buruk pada pemerintahan kita, mari utamakan kepentingan kedinasan atau kantor di atas kepentingan pribadi dan pollitik kita, mari kita membangun Kabupaten PPU ini, semoga Allah memudahkan pekerjaan kita kedepan,” tutupnya. (Wn)