Sekretaris Komunitas Kampung Dongeng Suwanto mengatakan, apa yang mereka lakukan merupakan bagian dari upaya menjauhkan anak dari kecanduan gawai.
"Dengan kegiatan ini walau hanya satu jam dalam seminggu, Tapi kami mengusahakan agar anak-anak menjauh dari penggunaan gawai ," kata Suwanto kepada korankaltim.com saat ditemui dalam kegiatan Pekan Ceria Minggu (16/9/2018) pagi tadi
"untuk anak-anak menggunakan gawai tanpa dampingan orangtua sangat membahayakan bagi kesehatan anak, makanya kami mengajak mereka untuk sama-sama belajar mendongeng," imbuhnya
Kampung Dongeng di Paser sendiri merupakan cabang dari Kampung Dongeng di Jakarta. " Paser merupakan kabupaten yang paling antusias untuk menyambut Kampung Dongeng apalagi didukung Dinas Pendidikan dan beberapa sanggar seni di kabupaten ini," sebutnya.
Nantinya Kampung Dongeng juga akan di bentuk sampai ke tingkat Rukun Tetangga. "Dari pelatihan yang dilaksanakan di jakarta beberpa minggu lalu, Kampung Dongeng ini harus dibentuk sampai ke tingkat RT, karena setiap aktifitas Kampung Dongeng harus bersentuhan langsung dengan anak-anak," papar Suwanto.
Pagi tadi komunitas tersebut menggelar Pekan Ceria di area Taman Putri Saleha Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. "Hari ini kami launching kegiatan Kampung Dongeng di luar ruang, nantinya terus kami laksanakan secara rutin. Dengan kegiatan ini kami mengupayakan ada edukasi terhadap anak yang bisa ditanamkan dan di praktekkan oleh orangtua di rumah dalam mendidik anak," Suwanto mengakhir. (*)
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur