Dermaga sepanjang 150 meter ini dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dari APBD Pemerintah Provinsi Kaltim pada 2013 lalu.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanjung Gemilang, Kelurahan Tanjung Tengah, Muskarim, ketika ditemui, mengatakan, Dermaga Tanjung Gemilang saat ini sangat memerlukan perbaikan.
Dijelaskannya, bagian dermaga telah runtuh kurang sepanjang 10 meter. Itu terjadi jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H lalu. “Kalau runtuh di waktu banyaknya pengujung pasti memakan korban,” tuturnya, Kamis (13/9) kemarin.
Ia berharap, pemerintah daerah segera menyelamatkan aset daerah itu sebelum runtuh secara keseluruhan. Sebelum mengalami kerusakan, setiap pekannya terdapat ribuan orang yang datang berkunjung. Saat ini, hanya puluhan saja wisatawan datang ehingga berdampak kepada ekonomi masyarakat yang ada di kawasan itu.
“Kalau yang sudah runtuh itu harus dibangun ulang dan tiang-tiang yang telah keropos akibat tiram itu harus dilakukan penyambungan,” tutupnya. (Wn)