“Apapun bentuk kegiatannya, yang utama adalah untuk menanamkan rasa persatuan warga dalam momen HUT Kemerdekaan RI ke-73,” ujar Bakransyah saat dihampiri media ini, Minggu (9/9).
Ia mengatakan, biasanya lomba-lomba perayaan HUT RI dilaksanakan pada bulan Agustus. Namun, lomba perahu baru dilaksanakan di awal September.
“Salah satu yang menjadi pertimbangan dalam kegiatan ini adalah faktor alam, kami tidak bisa melaksanakan kegiatan pada saat arus sungai masih deras, di tambah lagi dengan faktor cuaca,” bebernya.
“Alhamdulillah kegiatannya bisa terlaksana dengan aman dan meriah, karena peserta yang ada berjumlah 28 orang berasal dari empat desa tetangga dan kesehariannya sebagai nelayan,” ucapnya.
Empat desa tersebut adalah Desa Periuk, Taulan, Sebakung dan Kelurahan Longkali. “Semoga saja kegiatan yang dilaksankan bisa menambah rasa kekeluargaan dan mempererat tali silaturahmi warga kami dengan warga desa lainnya,” ucapnya.
Anggaran pelaksanaan kegiatan tersebut, terang dia, merupakan sumbangan sponsor. “Kegiatan yang kami laksanakan ini mendapat dukungan dana dari Haji Kaharuddin, Ketua DPRD Paser dan Pak Sopian,” katanya.
“Dari pihak sponsor juga menyiapkan tiga unit mesin Ketinting untuk para pemenang lomba ini. Semoga saja hadiah itu bisa bermanfaat,” pungkasnya. (dc1217)