Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi mengatakan pengerjaan dengan pola tahun jamak sejak tahun 2017 hingga 2020. “Karena keterbatasan anggaran, kami lakukan pembangunan jalan dengan sistem tahun jamak. Begitu juga dengan desa lain juga akan segera dibangun jalannya,” katanya, Jumat (7/9).
Yusriansyah juga menyampaikan pembangunan jalan itu merupakan salah satu visi misinya saat maju di Pilkada. “Janji kami menuntaskan persoalan infrastruktur di pedesaan. Ini salah satu realisasi janji kami, walau perbaikannya kami laksanakan secara bertahap, tapi kami yakin ini bisa dituntaskan hingga akhir jabatan,”ujar Yusriansyah.
Seperti yang diketahui, selama ini kondisi jalan di Desa Muara Adang sangat memprihatinkan. Jalan berlumpur saat musim hujan dan berdebu saat kemarau. “Warga yang berusia dewasa saja mengalami kesulitan apalagi anak-anak sekolah, kalau kondisi jalan tidak segera diperbaiki kan kasihan mereka,”ucapnya.
Menurutnya, Pemda saat ini harus merencanakan ulang pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan di awal pemerintahan. “Saat saya menjabat Bupati di periode ini, terjadi pengurangan anggaran. Inilah yang menyebabkan kami tidak bisa membangun infrastruktur seperti yang sudah direncanakan sebelumnya,” bebernya.
Namun, Pemkab tetap berjuang untuk melakukan hal terbaik. “Apapun itu harus yang terbaik untuk masyarakat Paser. Kami usahakan ini akan selesai sampai akhir jabatan kami,”Tukasnya.
Kepala Desa Muara Adang Kurniansyah mengatakan Pemda sejauh ini cukup menaruh perhatian besar terhadap persoalan infrastruktur. “Kami sangat bersyukur bahwa Pak Bukti sudah memberikan perhatian yang amat besar terhadap desa dan masyarakat di sini, Semoga saja pembangunan ini bisa tetap dilaksanakan hingga usai,”ucapnya. (dc1217)