“Saya mendapat amanah untuk memastikan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten PPU berjalan sesuai dengan program-program yang telah dibuat,” ujar Bere, Jumat (3/8).
Selama menjabat sebagai Pj Bupati, Bere Ali akan menggunakan rumah jabatan maupun fasilitas lainnya yang telah disediakan Pemkab PPU hingga dilantiknya Abdul Gafur Mas`ud-Hamdam sebagai kepala daerah terpilih pada 20 September 2018 mendatang.
Lanjut Bere, program strategis nasional yang akan menjadi perhatiannya adalah, pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan-PPU, Kawasan Industri Buluminung (KIB) yang terintegrasi dengan Kawasan Industri Kariangau (KIK), Marine Techno Park maupun Jembatan Pulau Balang di sisi Kabupaten PPU.
Program Jembatan Tol Teluk Balikpapan-PPU, kata Bere, sesuai dengan pesan dari Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, merupakan program strategis nasional yang akan melancarkan roda prekonomian.
“Saya dipesan secara khusus oleh Pak Gubernur saat pelantikan, program Jembatan Tol Teluk Balikpapan ini bukan hanya proyek yang mengawang-awang. Sebagai bukti, PT Waskita telah berani membangun pabrik pabrik beton di PPU. Jadi masyarakat kalau masih ada yang meragukan, sebaiknya dijelaskan,” tuturnya.
Ia berharap bantuan dari Sekda PPU Tohar dan jajarannya. Sebab, ia bertekad, sesingkat apapun masa tugas yang diemban, harus tetap dapat memberikan manfaat kepada masyarakat PPU. (Wn)