Selanjutnya Pemkab bakal membuat berita acara terkait hasil pertemuan antara perwakilan petani sawit bersama Polres Paser. Sejumlah poin akan dituangkan dalam berita acara tersebut, seperti intruksi bupati yang berisi pembelian harga TBS sesuai dengan penetapan Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Kaltim. Kemudian, Pemkab akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak mematuhi intruksi tersebut.
Sebagai upaya jangka panjang, Pemkab Paser akan melakukan Pengawasan terpadu pada pabrik kelapa sawit yang ada. “Upaya jangka pendek yang bisa Pemkab lakukan adalah memanggil seluruh perusahaan untuk menerima intruksi secara langsung, kemudian untuk jangka panjang Pemkab Paser akan melakukan pengawasan terpadu agar harga TBS tetap stabil,” pungkasnya.
Ketua FPKS Paser Kanisius mengaku akan tetap mengawal keputusan Bupati Paser tersebut. “Upaya positif memang sudah dilakukan, tapi kami tidak cukup puas hanya dengan hasil ini. Jadi kami akan tetap lakukan pengawasan terhadap keputusan Bupati Paser,” ujarnya.
Kanisius menyatakan akan tetap menghadiri pertemuan tersebut. “Sebagai upaya pengawalan atas aspirasi petani, besok kami akan tetap hadir dalam pertemuan Bupati Paser dengan perwakilan pabrik kelapa sawit,” tegasnya. (dc1217)