Setelah itu, truk yang dikemudikan Yosep Aryanto Ukat (33) tersebut menghantam warung milik Latif (58).
Kejadian yang sempat membuat geger warga setempat itu untungnya tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya sopir truk tangki itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung karena mengalami luka pada bagian kepala.
Menurut pengakuan pemilik warung, waktu kejadian, dia bersama istrinya sedang berada di dalam warung. Sebab, tempat berjualan itu juga menjadi tempat tinggalnya.
“Punggung saya terkena hantaman kayu, warung rubuh, waktu kejadian saya di warung bersama istri (Nurjannah), tapi dia lagi di dapur bersihkan ayam untuk jualan,” ungkapnya dengan raut wajah panik, Senin (28/5). Namun, Latif masih mengucapkan kata syukur karena saaat truk itu menghantam warung, dia bersama istrinya tidak sedang menggoreng ayam krispi. “Syukur kami belum menggoreng, kalau tidak akan terkena minyak panas,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan yang didominasi warna biru dan putih itu mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kabin karena menabrak warung. Bahkan sebuah tiang jaringan internet roboh. Sementara mobil Avanza rusak parah pada bagian belakang.
Menurut Muhammad Ali, saksi mata di TKP, mobil tangki itu melaju dengan kecepatan tinggi saat menyalip. Namun, tidak memperhatikan kendaran lainnya yang berada di depannya.
“Ia dari arah Petung ke Penajam, supir itu adu kecepatan sesama supir, tapi pas mau menyalip dia menabrak bagian belakang mobil Avanza. Untungnya, sempat banting setir, coba tidak bakal parah kejadian ini,” tutur Ali.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres PPU, Iptu Hari Purnomo ketika dihubungi menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan di tempat lokasi kejadian.(wn1017)