Akibat peristiwa tersebut, Nurdin mengalami cedera patah kaki. Sedangkan penumpang lain mengalami lebam dan luka ringan. Kedua kendaraan tersebut saling hantam pada saat melintasi tikungan tajam di Desa Janju.
Menurut keterangan sopir truk Anwar (44), ia sudah berusaha menghindar dari tabrakan tersebut dengan mengarahkan kendaraannya ke kiri jalan sehingga ban sudah keluar dari aspal.
“Sudah gak sempat lagi untuk menghindar, ya akhirnya mobil ungu itu menabrak bagian pintu sopir terus menghantam boks truk saya,” ujar Anwar saat dihampiri media ini ketika ia mengecek keadaan kendaraannya.
Pernyataan tersebut dibenarkan Kapolsek AKP Nur Asikin melalui Banit Lantas Polsek Tanah Grogot Bripda Mochamad Arifin. Ia menyampaikan, sopir truk sudah mengarahkan kendaraannya untuk turun dari aspal guna menghindari tabrakan.
“Jadi, sebelum terjadi tabrakan ada pengendara sepeda motor yang sudah terjatuh lebih dulu, kemudian sopir truk mengarahkan kendaraannya untuk keluar dari jalur aspal, khawatir menyenggol pengendara motor tersebut. Namun secara tidak disangka muncul sebuah mobil Grand Max dari arah berlawanan. Karena ada pengendara motor yang terjatuh di jalurnya, sang sopir (Musdin) membelokkan mobilnya kearah kanan dengan maksud tidak menabrak pengendara motor, tapi malah menyenggol badan truk yang dikendarai Anwar,” terang Arifin.
Saat ini kedua mobil yang terlibat tabrakan tersebut sudah berada di kantor Polsek Tanah Grogot. (dc1217)