Pasokan Air Baku di PPU Masih Aman
2 menit baca335 kali dibaca

PENAJAM– Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) M. Taufik memastikan debit air Sungai Lawe-Lawe masih dalam kondisi aman meskipun kerap menurun dikala musim kemarau melanda karana air baku PDAM masih tergantung aliran sungai itu.
“Kami masih tergatung dengan kondisi debit air di Sungai Lawe-lawe” ungkapnya berapa waktu lalu, Kamis (17/5) Kemarin.
Seringnya terjadi kendala pendistribusian air bersih ke rumah pelanggan karena dipengaruhi penurunan ketinggian air Sungai Lawe-Lawe jika kedalamannya dibawah setengah meter dari permukaan tanah, selain itu juga sebabkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN secara mendadak.
“Saat ini ketinggian air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM mencapai satu meter setengah dari permukaan tanah, insyallah selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah distribusi air bersih tetap lancar,” pungkasnya.
PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara merehabilitasi pompa air instalasi pengolahan air minum di Lawe-Lawe dan menguras kolam pengolahan air agar menjaga pelayanan dan kualitas air bersih ke pelanggan.
Selain itu, Taufik membeberkab hingga 2018 jumlah pelanggan PDAM Danum Taka di wilayah setwmpat telah mencapai 6.700 pelanggan. Jumlah itu mengalami peningkatan cukup besar selama kepemimpinannya sejak awal 2017 lalu yang jumlahnya hanya kurang lebih 5.300 pelanggan.
“Pertumbuhannya cukup signifikan selama setahun mencapai 1.400 pelanggan. Ini penyumbangnya adalah dari kegiatan yang kita ikuti melalui Kementerian PUPR yang namanya program ibah air minum masyarakat perkotaan berpenghasilan rendah pada tahun 2017 lalu, “ kata Taufik.
Saat ini lanjutnya, Kabupaten PPU tengah konsen untuk sektor air bersih. Penambahan-penambahan jaringan baik primer, sekunder maupun tersier terus dilakukan termasuk dengan ditunggunya pembangunan WTP Lawe-Lawe selesai yang nantinya miliki kapasitas 300 liter/detik.
“Jika ini telah berjalan kami yakin dan percaya pelayanan air bersih bagi masyarakat akan meningkat khususnya di sektor pertumbuhannya karena seiring peningkatan pertumbuhan jumlah penduduk di PPU, kapasitas ini mampu memenuhi kebutuhan bagi 21 ribu pelanggan,” tutupnya. (wn1017)










