Pengawas PNS Disperindagkop Paser M Marwan Natsir menyampaikan kegiatan tersebut sebagai langkah antisipasi dini terjadinya kelangkaan bahan pokok dan LPG 3 Kg. “Kegiatan ini untuk mengecek ketersediaan bahan pokok berupa beras dan tabung gas LPG 3 Kg, sebagai langkah antisipasi kelangkaan barang tersebut,” ujar Marwan, Kamis (9/05).
Disampaikan juga tempat yang menjadi fokus dalam giat tersebut diantaranya gudang beras di wilayah Tanah Grogot dan agen Elpiji 3 Kg. “Untuk bahan pokok berupa beras kita fokuskan ke gudang penyimpanan beras di Tanah Grogot, yaitu gdang Bulog, gudang beras syukur, gudang beras Ali, gudang beras ARS, gudang CV Hasil Jaya, dan untuk tabung LPg 3 Kg, kami langsung datang ke agen Elpiji 3 Kg PT Ahdianoor Has,” katanya.
Menurut Marwan ketersediaan barang saat ini masih dalam keadaan stabil dan diyakini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Paser. “Kalau untuk ketersediaan barang kita yakini cukup, sedangkan harga sampai saat ini normal dan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan hingga menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri,” jelas Marwan
Selain memeriksa ketersediaan pihaknya juga memeriksa kelengkapan administrasi gudang penyimpanan tersebut. “Jangan sampai ada gudang penyimpanan yang ilegal, sebab bisa mempengaruhi harga bahan pokok di Paser, maka dari itu kami melakukan pemeriksaan terhadap perizinan dan tanda terdaftar gudangnya,” imbuh Marwan.
Sedangkan untuk agen LPG 3 Kg, Pihaknya meminta agar pihak agen menyiagakan tabung LPG 3 Kg sebanyak satu fuso. “Untuk LPG 3 Kg sudah aman selama menjelang Ramadan, sebab kami sudah meminta kepada masing-masing agen kita untuk mensiagakan barang LPG 3 Kg sebanyak 1.120 tabung atau satu fuso untuk melakukan OP, jika ada kelangkaan tabung di masyarakat dan jika ada kenaikan harga,” pungkasnya Marwan. (dc1217).