“Mudahan saja tidak langka tabung elpiji kerena kalau sudah puasa terus tabung habis dan susah didapatkan yah kasihan juga kami, terlebih pasti banyak ibu-ibu yang membutuhkan gas khususnya untuk pelaku usaha rumah tangga,” ungkap ibu satu anak ini, Selasa (4/5).
Dirinya juga menyatakan, semoga pemerintah daerah mendengarkan khawatiran tersebut dengan mengantisipasi terjadinya kelangkaan tabung berwarna hijau tersebut.
Kepala Bidang Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten PPU Rusli menjelaskan jelang Ramadan, pihaknya akan melakukan operasi pasar atau OP elpiji subsidi tiga kilogram. “Persiapan bulan puasa, kami akan gelar OP dan jadwalnya sudah ada, kita serahkan kepada para agen, mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat apabila terjadi kelangkaan di masyarakat,” ucapnya.
Dijelaskannya agenda OP akan dilaksanakan mulai Senin pekan depan di empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Namun, pihaknya belum mengetahui besaran jumlah elpiji “melon” dalam pelaksanaan OP nantinya. “Kami belum dapat memastikan stoknya, karena masih menunggu kepastian dari PT Pertamina Balikpapan, tapi biasanya, sekali operasi ada 460 tabung yang kita bawa,” kata Rusli.
Disperindagkop UKM PPU berharap nantinya ketika pelaksanaan OP, warga dapat membawa fotocopy KTP atau KK untuk mengantisifasi adanya pembelian doubel. (wn1017).