Elpiji Langka di Nipah-nipah
1 menit baca3.844 kali dibaca

PENAJAM – Warga di Kelurahan Nipah-nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji. Gas takaran 3 kilogram (kg) mulai langka beberapa hari terakhir di kawasan pemukiman itu. Mau tak mau, warga kembali menggunakan bahan bakar kayu sebagai sarana memasak dalam kesehariannya.
Kelangkaan memperoleh elpiji ‘melon’ - sebutan elpiji 3 kg - mulai dirasakan warga sejak awal Februari 2018. Saking sulitnya mendapatkan gas, kini harganya melonjak. Sebagian pedagang kaki lima masih menjual tapi harganya mencapai Rp25.000 hingga Rp27.000 pertabung.










