Meningkatnya masyarakat yang hendak menukar KTP Siak atau Surat Keterangan dengan KTP-e ini terjadi setelah Disdukcapil setempat gencar melakukan sosialisasi
ke kelurahan/desa.
“Setelah melakukan sosialisasi, Alhamdulillah masyarakat berbondong-bondong untuk melakukan pergantian kartu identitas, sesuai dengan apa yang telah kami sampaikan,” ungkap Kepala Dinas Disdukcapil, Suyanto.
Dalam dua hari terakhir, terjadi peningkatan yang cukup signifikan. "Di hari biasa hanya melayani 200-300 warga, tapi dua hari ini mencapai 500 lebih," terang Suyanto.
Pantauan korankaltim.com, sebagian warga rela antre di tangga dan lorong-lorong kantor Disdukcapil karena tak mendapat tempat duduk di ruang tunggu.
Penulis : Erwin
Editor : Supiansyah